Tips Sukses Dari Pengusaha Sepatu

shares |

Tips Sukses Dari Pengusaha Sepatu - Fred Deegbe adalah pemilik Heel The World, produsen sepatu high-end yang berbasis di Accra, Ghana, Afrika. Sebelumnya, dia bekerja sebagai karyawan di salah satu bank.

Bosan dengan pekerjaannya sebagai bankir, Deegbe kemudian memutuskan untuk mundur pada 2011 dan banting stir menjadi wirausaha membuat sepatu.

Dikutip dari laman BBC News, Selasa 2 Desember 2014, Deegbe bekerja sama dengan temannya untuk memulai bisnisnya yang baru. Dia ingin membuktikan pada konsumen negaranya bahwa sepatu berkualitas dan high-end bisa diproduksi di dalam negeri. Mereka tidak perlu mengimpor.

Berbagai lika-liku menjadi pengusaha pemula pun dia jalani dengan semangat pantang menyerah. Heel The World kini memiliki 13 karyawan dan berhasil membangun situs web untuk pemesanan konsumen. Deegbe memang sangat mengandalkan media sosial sebagai upaya pemasarannya.

Sukses menjadi pebisnis sepatu, Deegbe mau berbagi tips sukses membangun bisnis dari awal.

Berikut tips suksesnya:

1. Kompetisi dengan produsen lain sangat penting, karena hal itu bisa memicu pengusaha untuk berinovasi dan menghasilkan produk yang berkualitas.

Dia tidak khawatir dengan adanya produk-produk Tiongkok yang membanjiri pasarnya. Karena, dia lebih mengedepankan kualitas produknya untuk menarik konsumen.

2. Sangat penting untuk menekankan pada kualitas, bukan kuantitas. Salah satu strategi kunci yang ia buat adalah fokus pada ceruk pasar yang dibidiknya, yakni kelas menengah ke atas.

3. Branding dan pemasaran menjadi hal yang utama. Deegbe lebih memilih pemasaran dari mulut ke mulut dan media sosial untuk menghemat biaya.

4. Sejak awal memutuskan terjun membuat sepatu, dia lebih memilih mengerjakan produk buatannya menggunakan tangan, bukan dengan mesin, sehingga menjamin kualitas dan kerapiannya.

5. Memperlakukan pelanggannya sebagai teman. Dengan begitu, dia banyak mendapatkan masukan, dan meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumennya untuk membeli sepatu buatannya.

6. Menggunakan bahan produksi lokal, sehingga bisa membantu mendukung industri dalam negeri.

7. Memiliki komunitas yang berfungsi untuk berbagi ilmu dengan orang-orang yang ingin menjadi pengusaha.

8. Menyewa tim kreatif yang andal dan berkualitas dunia untuk dapat membuat produk yang bisa bersaing di global.

Related Posts