• Jalur Pendekat Jembatan Kembar Butuh Rp 639 M

    Jalur Pendekat Jembatan Kembar Butuh Rp 639 M - Struktur Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar, juga termasuk jalur pendekat berupa jembatan mirip flyover (jembatan layang). Terkait ini, Dinas PU Kaltim membutuhkan Rp 639 miliar untuk membangunnya.

    Kepala Dinas PU Kaltim M Taufik Fauzi menjelaskan, pembangunan jalur pendekat dibagi dua sisi. Sisi pertama akan dibangun dari samping Masjid Darunni’mah, Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Sungai Kunjang. Sesuai Detailed Engineering Design (DED), panjang jembatan ini mencapai 1.090 meter. “Bentuknya seperti flyover yang akan naik secara bertahap dari arah Kota Samarinda menuju Jembatan Kembar. Untuk sisi ini kami perlu dana Rp 440 M,” tuturnya dalam hearing dengan anggota Komisi III DPRD Kaltim beberapa hari lalu.

    Sedangkan di sisi Samarinda Seberang, jembatan pendekat akan dibangun ke arah Kampus Politeknik Negeri Samarinda (Polnes). Jembatan ini diperkirakan sepanjang 700 meter, dengan total anggaran yang diperlukan sebesar Rp 199 miliar. Kendala yang dihadapi Dinas PU saat ini, lahan yang diperlukan untuk pembangunan jalan pendekat Jembatan Kembar sisi Samarinda Seberang harus dilebarkan sekitar 30 m sepanjang 400. Lahan tersebut belum dibebaskan. “Kami masih melakukan koordinasi dengan Pemkot untuk pembebasan lahan di Samarinda Seberang. Kami berharap Pemkot Samarinda mengalokasikan dana untuk pembebasan lahan warga,” ungkap Taufik.

    Dari penjelasan Taufik, anggota Komisi III DPRD Kaltim Veridiana Wang, Baharuddin Demmu, Syafruddin, Masykur Sarmian, Andi Harun, Dahri Yasin, Agus Suwandy dan anggota yang lain satu suara mendukung percepatan pembangunan jembatan pendekat tersebut. Sebab kemacetan Samarinda sudah tidak bisa diatasi hanya dengan Jembatan Mahakam. Selain itu, jarak tempuh ke luar kota juga lebih lama akibat kemacetan di Jalan Slamet Riyadi. “Kami siap menganggarkan dan berkomitmen mendukung hingga jembatan itu selesai,” pungkasnya. 
    -sapos-