Venue Aquatik Jadi Kolam Pemancingan

shares |

Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V di Samarinda, menyisakan waktu dua bulan lagi. Hal itu membuat Pengurus Besar (PB) Porprov getol meninjau sarana atau venue pertandingan yang akan digunakan. Dan kemarin pagi, rombongan PB Porprov yang diketuai Makmun Andi Nuhung selaku Sekretaris PB Porprov, melihat kesiapan sarana di beberapa lokasi. Kawasan pertama yang dikunjungi adalah di Komplek Stadion Utama Kaltim, Palaran. Rombongan yang juga diikuti Ketua Bidang II PB Porprov Suko Sunawar, langsung dikejutkan ketika melihat venue aquatik. Pasalnya kolam pertandingan tersebut justru menjadi kolam pemancingan warga.

Kondisi kolam sangat memprihatinkan. Selain dasarnya ambles, airnya pun sangat jorok. Di beberapa sisi berlumut dan airnya tidak pernah dikuras.
“Kalau ingin dibenahi, isi kolam harus dikuras habis,” ujar Makmun.
Selain melihat venue aquatik, sarana pertandingan cabor senam juga sangat miris. Lantainya ambles dan daya listrik yang akan digunakan kurang menunjang.
“Kami hanya mendata apa-apa saja kerusakan sarana yang akan digunakan. Makanya kami mengajak Ketua Bidang II, sebab Pak Suko Sunawar juga menjabat sebagai Asisten II di Pemkot Samarinda,” ujar Makmun.

Selain sarana pertandingan di Palaran, rombongan juga menyambangi beberapa venue di Komplek Stadion Madya Sempaja. Di sini, Makmun dan lainnya meninjau venue basket, bulutangkis dan squash. Dari tiga sarana ini, hanya squash perlu pembenahan. Sebab ada pintu yang rusak di cabor ini.
“Perbaikan venue di Stadion Utama Kaltim dan Stadion Madya Sempaja menjadi tanggungan provinsi atau UPTD pengelola. Pemkot Samarinda hanya memperbaiki yang menjadi asset dari Kota Samarinda,” ujar Makmun.

Sementara itu saat dikonfirmasi kepala UPTD dari Stadion Utama Kaltim dan Stadion Madya Sempaja, Ednandar S Samad menyatakan, pihaknya tak memiliki dana untuk melakukan perbaikan venue. Pasalnya dalam 1 tahun terakhir, pihak UPTD hanya menerima Rp 16 miliar untuk mengurusi 2 stadion di Palaran dan Sempaja.
“Kami tak memiliki anggaran perbaikan venue. Kalau memang mau digunakan, silahkan gunakan dalam kondisi yang ada sekarang,” katanya. (SAMARINDA. )

Related Posts