Dulu JK Cibir Prabowo Soal Pembagian Jatah Menteri

shares |

Dulu JK Cibir Prabowo Soal Pembagian Jatah Menteri - "Hanya keikhlasan yang mendasari kita semua," kata JK saat debat Pilpres dulu, menggambarkan koalisi tanpa bagi-bagi kursi di kubunya, sambil mencibir kubu Prabowo yang dituduh hanya koalisi bagi-bagi kursi.

Soal Pembagian Jatah Menteri, JK Cibir Prabowo

JAKARTA -- Adegan saling sindir mewarnai debat kandidat calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) di Balai Kartini, Senin (9/6) malam. Calon wakil presiden Jusuf Kalla (JK) menyindir kubu Prabowo-Hatta soal bagi-bagi kursi menteri.

"Di koalisi kami tidak ada janji-janji beri delapan kursi menteri pada partai peserta koalisi. Kami juga tidak pernah janji ada jabatan di atas menteri," ujar JK yang mengenakan setelan jas warna hitam. Sindiran JK itu pun langsung disambut tepuk tangan para pendukungnya.

Mantan wakil presiden pada periode 2004-2009 tersebut juga mengatakan, koalisi mereka adalah koalisi ramping. Karena ramping itulah, JK mengatakan dirinya dan Jokowi tidak akan terbebani apabila nanti berhasil memimpin pemerintahan. Apalagi, mereka juga tidak pernah menjanjikan syarat apa pun pada partai peserta koalisi.

"Hanya keikhlasan yang mendasari kita semua," kata Ketua Dewan Masjid Indonesia tersebut.

Seperti diketahui, Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta mengikuti debat kandidat yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Balai Sarbini. Acara debat dengan tema pembangunan demokrasi, pemerintahan yang bersih dan kepastian hukum tersebut merupakan rangkaian agenda pilpres.



"Di koalisi kami tidak ada janji-janji beri delapan kursi menteri pada partai peserta koalisi," kata JK. Iya, benar. Bukan 8 kursi tapi 16 menteri untuk parpol pendukung Jokowi-JK.

Sesak membaca berita pilpres yang sekarang bertolak belakang? Masihkah Anda berharap pada pemimpin-pemimpin yang mudah sekali berdusta? Menipu dengan janji manis?

Jika berkata berdusta, jika berjanji tak ditepati, jika diberi amanah khianat.

Related Posts